• Home »
  • NEWS »
  • Di Beberapa Titik Tenggarong dan Kota Bangun Alami Banjir

Di Beberapa Titik Tenggarong dan Kota Bangun Alami Banjir

Kukarnews.com, – Sejumlah wilayah yang ada di Kutai Kartanegara (Kukar) terendam banjir, akibat hujan lebat pada rabu (21/3) kemarin.  Kondisi ini juga terjadi di Tenggarong,  sebanyak 14 RT di kelurahan Loa Ipuh  menggenangi Jalan Gunung Belah, Gunung Triyu dan Mangkuraja. Air turut merendam 4 RT di Kelurahan Maluhu, salah satunya di Jalan Melak.

Berdasarkan data yang dihimpun Polres Kukar, curah hujan mengakibatkan debit air Sungai Bekotok Kelurahan Loa Ipuh meluap sehingga menyebabkan tergenangnya jalan dan rumah warga dengan ketinggian air kurang lebih 30 – 40 centimeter.

Sementara di Desa Sarinandi, Kecamatan Kota Bangun, banjir mengakibatkan tergenangnya jalan raya dan rumah warga dengan ketinggian air kurang lebih 1,5 meter.

“Luapan debit air dari sungai Semilis Desa Sarinadi akibat curah hujan tinggi dan banjir kiriman dari Desa Benua Baru,” terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, Sabtu (24/3)

Didampingi jajarannya, Kapolres memantau langsung lokasi banjir bersama Plt Bupati Kukar Edi Damansyah dan Kasdim 0906/Tenggarong, Mayor Inf. A Inrikawang.

“Dari hasil pengecekan terdapat 14 RT dengan 444 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Desa Sarinadi yang digenangi banjir,” terangnya.

Sejumlah fasilitas umum turut digenangi air diantaranya TK (2 Unit), SD Negeri (2 Unit), SMP (1 Unit), Masjid (2 Unit), Mushola (2 Unit) dan gereja (2 Unit), termasuk 167 hektar lahan sawah.

“Adapun akses jalan yang terendam oleh genangan air banjir yaitu akses jalan masuk Desa Sarinadi dan seluruh jalan dan gang di pemukiman warga,” jelas Kapolres.

Pihak Muspika Kota Bangun, lanjutnya, telah membantu membuat posko untuk mendata dan memberikan penampungan sementara bagi para korban banjir serta menerima bantuan dari pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan.

“Juga melakukan koordinasi dengan pihak Desa Sarinadi dan Puskesmas Rimba Ayu agar dapat membantu terkait masalah kesehatan warga,” sebutnya.

Hingga Sabtu sore, air masih menggenangi wilayah itu. Sementara warga korban banjir sebagian masih bertahan di rumah masing-masing untuk mengamankan barang perlengkapan rumah tangga dan sebagian lagi mengungsi di posko banjir. (rhi/en)