Polres Kukar Resmi Bentuk Tim Alligator

kukarnews.com, TENGGARONG – Polres Kutai Kartanegara secara resmi membentuk team Alligator, yang merupakan singkatan dari Totalitas Melindungi Dari Gangguan dan Teror. Tim pasukan khusus tersebut dimaksudkan untuk sebagai team pemburu kejahatan dan pengungkap perkara Kriminalitas yang ada diwilayah Hukum Polres Kutai Kartanegara.

Hingga saat ini Tim Alligator ini memiliki sejumlah prestasi, diantaranya dalam 1 bulan terakhir berhasil mengungkap 2 kasus curanmor dalam waktu yang cepat, dengan barang bukti mencapai 40 unit sepeda motor dan barang lainnya.

Atas prestasi tersebut, Kapolres memberi penghargaan kepada 7 anggota reskrim dan diwakili oleh Bripda M. Adji Adiat dan 1 orang dari Satuan Pengamanan (Satpam) Perumahan atas nama Mansur Mat Sahak yang membantu dalam pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis rumah kosong dan perkara curanmor dengan jumlah barang bukti sangat banyak yang berhasil diamankan. 

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa mengatakan, pembentukan Tim Alligator ini, menjadi salah satu symbol serta keseriusan untuk memerangi sejumlah kejahatan. Terutama kejahatan curat, curas dan curanmor (3C).

Dengan memiliki keahlian menggunakan senjata, serta insting yang tajam untuk melakukan pengungkapan kasus, diharapkan angka kejadian kriminal di wilayah hukum Polres Kukar terus berkurang.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi penyelesaian gangguan kamtibmas cenderung menurun pada bulan Februari dibanding bulan Januari. Yakni tercatat 22 kasus dengan penyelesaian 18 kasus atau 82 persen.

“Meski upaya pencegahan terus dilakukan, tapi tim Alligator ini juga berusaha semaksimal mungkin menekan angka kriminalitas beserta pengungkapannya. Kita ingin meneror balik para pelaku kejahatan, biar mereka yang tidak tenang,” tambah Kapolres.

Sebelumnya, personil yang sama pada Tim Alligator juga telah teruji mengungkap sejumlah kasus yang menarik perhatian publik. Seperti kasus pembunuhan PNS Pemkab Kukar bernama Muniarti Jasmi (40) yang jasadnya di buang di jalur poros Tenggarong-Kotabangun dengan kondisi mengenaskan.

Selain itu juga pengungkapan kasus lainnya seperti penangkapan tersangka pencurian yang sudah beraksi hingga belasan tahun bernama Kusuma Priadi alias Calung (36). Tersangka ini juga merupakan mantan narapidana tahanan Polres Balikpapan yang kabur dari ruang tahanan belasan tahun lalu. Calung bahkan pernah mencuri puluhan gram emas di sebuah rumah yang bersebelahan dengan rumah dinas Polres Balikpapan di Jalan Milono, No 35, Rt 40, Kelurahan Gunung Pasir. (rhi)