Kapal Bermuatan Bibit Sawit Tenggelam

kukarnews.com, MUARA KAMAN – Akibat mengalami kebocoran, sebuah kapal fery KM. Syukur Abadi pengangkut bibit sawit milik PT. Sawit Golden Prima tenggelam, saat bersandar di dermaga depan Masjid Nurul Muqarrobin, Desa Bukit Jering Kecamatan Muara Kaman Kukar. Selasa (28/11) pukul 02.00 Wita. Dalam kejadian ini satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Kejadian bermula saat saksi mengetahui bahwa kapal mengalami kebocoran dan air masuk kedalam kapal, melihat hal tersebut para karyawan buruh angkut bibit sawit yang tadinya tidur di dek bawah berlarian keluar. Sementara seorang anak buah kapal (ABK) bernama Budi Irawan (24) yang tadinya tidur di dek atas langsung turun ke dek bawah dan berusaha menghidupkan mesin alkon pengisap air, meski sudah dilarang oleh Kapten dan para penumpang.

“ABK terebut sudah dilarang agar jangan turun lagi ke dek bawah karena air yang masuk sangat deras, namun korban tetap saja turun ke dek bawah dengan maksud mengatasi keadaan,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subbag Humas IPTU Aha Badudu.

Namun naas saat berusaha akan naik ke dek atas, kepala ABK tersebut diduga terbentur kayu sehingga tidak sadarkan diri, dan menyebabkan tidak bisa keluar dari ruang mesin tersebut dan akhirnya meninggal dunia di dalam dek kapal yang sudah penuh air.

Diketahui Kapal Fery KM. Syukur Abadi berlayar dari Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman dengan tujuan ke landasan feri di Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, kapal bermuatan bibit sawit sebanyak 1.250 pokok dengan 1 orang ABK dan 7 orang karyawan pengangkut bibit sawit.

“Akibat kejadian ini kerugian materil ditaksir mencapai Rp 225 juta dengan rincian nilai kapal Rp 175 juta dan bibit sawit Rp 50 juta,” jelasnya. (rhi)